QR Type created
Create QR Type
Satu portal untuk melacak barang dari Item Type Master, PO China, dokumen impor, QR gudang, pengiriman lokal, sampai invoice, Laba Rugi, dan Neraca.
Interactive state flow
Simulasi deterministic untuk menunjukkan perubahan status dari QR Type sampai LR/Neraca tanpa backend.
Create QR Type
Module route map
Route dibuat sebagai working prototype yang bisa dikembangkan menjadi backend-driven ERP setelah struktur bisnis disetujui.
Buat identitas tipe barang, QR Type, spesifikasi, dan relasi supplier.
Buka modulRencana beli, PO China, dokumen impor, dan status shipment tanpa GPS impor.
Buka modulScan QR fisik untuk receiving, putaway, lokasi rak, dan status stok.
Buka modulPenawaran, approval, kirim WhatsApp/email, customer PO, dan reservasi stok.
Buka modulPicking, loading, gate-out, pelacakan lokasi lokal, dan bukti terima.
Buka modulInvoice, payment, landed cost, HPP, piutang, hutang, kas/bank, LR, dan Neraca.
Buka modulQR identity chain
Operator cukup scan satu QR operasional. Sistem menghubungkan tipe barang, batch impor, unit fisik, status gudang, customer, dan dampak accounting.
Dibuat di Item Type Master untuk identitas tipe barang.
PO dan dokumen impor menempel ke batch kedatangan.
Carton, pallet, atau unit discan saat receiving sampai delivery.
Inventory, COGS, AR, AP, LR, dan Neraca tersambung ke event.
End-to-end flow
GPS hanya masuk pada delivery lokal dari gudang ke customer. Import leg tetap dikontrol lewat dokumen supplier, forwarder, dan status proses.
Internal type no, supplier type no, HS code, spesifikasi, satuan, dimensi, foto, dan QR Type dibuat sejak awal.
Supplier, MOQ, lead time, Incoterms, currency, dan mapping item type dikunci untuk rencana impor.
Rencana beli berisi tipe barang, estimasi qty, target margin, dan kebutuhan persetujuan internal.
PO mengunci type, supplier, HS code, qty, price, dan Import Batch ID untuk satu rantai pelacakan.
PI, invoice supplier, packing list, BL/AWB, container, dan dokumen bea masuk dihubungkan ke batch.
Status ordered, shipped, customs, arrived, dan released dibaca dari dokumen supplier dan forwarder.
QR carton/pallet/unit ditempel saat barang diterima, lalu status menjadi received.
Scan QR dan lokasi rak mengaktifkan stok per tipe, batch, lokasi, dan kondisi barang.
Sales memilih tipe barang dari stok siap jual, membuat penawaran, lalu approval langsung di bawah input.
PO customer mengunci customer, qty, harga, payment term, dan stok yang akan dipick.
Gudang scan QR saat picking, packing, loading, dan gate-out untuk memastikan barang sesuai order.
Pelacakan lokasi hanya aktif dari gudang PT ABC ke customer sampai diterima.
Customer receipt mengunci bukti serah terima, waktu terima, dan status selesai.
Invoice, payment receipt, supplier payable, biaya impor, kas/bank, dan pajak masuk ke finance.
Penjualan, HPP, persediaan, piutang, hutang, kas/bank, dan biaya membentuk LR serta Neraca.
Pelacakan lokasi aktif saat loading dan gate-out dari gudang PT ABC, lalu berhenti setelah customer receipt selesai.